Ketahui Penyebab RPM Mobil Karburator Naik Turun

Ketahui Penyebab RPM Mobil Karburator Naik Turun

Otomotips.com – Sangat mengendarai mobil ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui, salah satunya yaitu mengenai RPM. Pada umumnya putaran pada mesin mobil pada saat idle atau mesin menyala akan tetapi mobil belum bergerak ada di angka yang stabil yaitu 7.500 sampai dengan 8.500 RPM. Namun, jika ada dibawah angka tersebut Anda harus mengetahui penyebab RPM mobil karburator naik turun.

Ada beberapa kondisi yang bisa membuat RPM menjadi naik turun bahkan bisa turun sampai di angka 1000 RPM. Jika Anda membiarkan hal tersebut tentunya akan membuat kenyamanan dan keamanan Anda saat berkendara menjadi sangat terganggu.

Ada beberapa penyebab yang perlu Anda ketahui ketika RPM mobil karburator menjadi naik turun, antara lain:

Penyebab RPM Mobil Karburator Naik Turun

Terdapat Celah Lebar Pada Platina

Penyebab RPM mobil menjadi naik turun yang pertama adalah adanya celah yang terlalu lebar pada platina. Hal ini bisa dilihat dari kendaraan dengan tipe konvensional yang mana pada pengapiannya menggunakan sebuah platina. Dengan begitu membuat Anda harus secara rutin untuk mengatur celah yang ada pada patina.

Karena celah yang lebar bisa membuat RPM naik dengan cepat tentunya hal ini akan mengganggu selama berkendara. Maka dari itu, Anda harus melakukan service dengan berkala agar bisa memastikan celah yang ada di platina tersebut sesuai apa tidak dengan standar mobil yang digunakan.

Idle Jet yang Kotor

Idle jet sendiri merupakan saluran dari output bahan bakar menuju ke intake manifold. Jika pada saat itu mesin ada pada RPM yang rendah hal ini termasuk dalam kondisi idle. Kebanyakan pada saluran ini diatur menggunakan adanya sekrup idle jet.

Namun, sering terjadi masalah sekrup idle jet yang sudah dilonggarkan tersebut menjadi RPM bisa naik turun akan tetapi jika dikencangkan bisa membuat mesin mobil menjadi mati. Maka hal yang bisa Anda lakukan adalah dengan membersihkan idle jet tersebut agar RPM mobil menjadi stabil.

Terjadi Bocor Pada Baut Pengikat Intake Manifold

RPM mobil bisa juga disebabkan karena terjadi kebocoran pada baut pengikat yang ada di intake manifold. Pada kondisi tersebut bisa menyebabkan RPM menjadi tiba-tiba naik turun. Hal ini disebabkan adanya kehilangan daya tekan kepada intake manifold kepada arah kepala silinder.

Kemudian udara dapat masuk dengan melalui celah baut yang renggang tersebut, dengan begitu sistem pada vakum karburator dan juga advancer mengalami gangguan. Jika sudah mengalami error, maka RPM bisa mendadak naik turun dan mesinnya menjadi ngempos saat digas.

Retaknya Selang Vakum Karburator

Selang yang satu ini mempunyai peran yang sangat penting karena bertujuan untuk bisa menyambungkan vakum karburator dengan intake manifold. Jika selang vakum karburator ini retak maka bisa dipastikan jika RPM mobil Anda akan otomatis menjadi naik turun.

Kondisi tersebut bisa terjadi jika sistem pada vakum menambahkan beberapa pasokan bahan bakar yang kemudian disalurkan ke silinder mesin. Hal ini yang bisa membuat RPM mobil Anda mengalami RPM naik turun yang tidak bisa dikontrol.

Jika mobil Anda mengalami RPM yang tidak stabil, langkah yang bisa dilakukan adalah mengetahui penyebab RPM mobil karburator naik turun. Anda bisa mengeceknya dengan berpacuan pada beberapa poin yang sudah disebutkan di atas. Jika RPM mobil sudah kembali stabil maka Anda bisa menggunakan mobil dengan nyaman dan aman.

You May Also Like

About the Author: Luthfi Anggoro W

hit counter