Site icon Otomotips.com

Macam-Macam Komponen Sistem Pengapian Pada Mobil

Komponen Sistem Pengapian

Source : Duitpintar.com

Otomotips.com – Dalam kendaraan mobil setidaknya ada 4 sistem pengapian yakni sistem konvensional, sistem pengapian transistor, CDI, dan DLI. Dalam mengenal keempat system dan komponen sistem pengapian tersebut Anda dapat menyimak ulasan berikut hingga selesai.

Jenis Sistem Pengapian

Berikut penjelasan keempat sistem pengapian yang dimaksud di atas:

Sistem Konvensional

Sistem konvensional merupakan sistem rangkaian pengapian secara mekanis yakni mengubah tegangan secara mekanis dengan memutuskan arus primer koil bisa disebut juga sebagai rangkaian mekatronika sederhana.

Bisa dikatakan pengapian konvensional merupakan sistem yang dirancang pertama kali oleh manusia pada kendaraan bermotor. Jenis pengapian konvensional adalah model dasar dalam menghasilkan sistem pengapian modern.

Tujuan dibuatnya sistem konvensional ialah untuk menghasilkan percikan api dengan interval tertentu pada busi.

Saat ini jarang sekali ditemukan mobil yang menggunakan sistem konvensional. Sebab, sistem pengapian konvensional kalah dalam hal efisiensi listrik dengan pengapian modern yang umum ditemukan saat ini.

Adapun komponen inti dari sistem pengapian ialah baterai, Ignition Coil dan distributor.

Sistem Transistor

Sistem transistor merupakan sistem pengapian yang dilakukan menggunakan komponen elektronika dengan beberapa komponen mekanis lainnya. Seperti namanya pengapian ini dilakukan dengan alat transistor dalam memutus arus primer.

Meski memiliki prinsip yang sama dengan konvensional, sistem transistor memiliki output kumparan primer coil yang terhubung dengan transistor.

Sistem transistor terdiri dari dua macam pengapian yakni:

Komponen inti dari sistem transistor ialah baterai, Ignition Coil, Transistor Unit, Pulse Igniter, distributor dan busi.

Sistem CDI

CDI atau Capacitor Discharge Ignition yakni sistem pengapian pada mesin yang memanfaatkan penyimpanan arus bertegangan tinggi dalam melakukan induksi pada ignition coil.

Sistem pengapian ini berbeda dengan konvensional, di mana CDI memiliki prinsip pengosongan arus pada kapasitor agar coil memiliki tegangan.

Sistem pengapian CDI terdiri dari dua sistem pengapian yakni:

Adapun komponen yang didapat pada sistem CDI diantaranya baterai, CDI Unit, Voltage Converter, Pulse Igniter atau Pick Up Coil, Ignition Coil dan Busi

Sistem DLI

Terakhir ada sistem pengapian DLI—Distributorless Ignition System di mana mekanismenya tidak menggunakan komponen distributor melainkan dual coil pack atau single coil pack.

Dalam sistem pengapian DLI terdapat 1 bukti yang akan terikat dengan 1 coil, pemutusan arus bekerja dengan menggunakan igniter pada coil pack melalui perintah ECM dan dengan bantuan beberapa sensor.

Maka dari itulah sistem pengapian DLI berbeda dari sistem pengapian lainnya.

Sistem DLI memiliki 3 komponen utama didalam sistem distributorless ignition yakni

Komponen Sistem Pengapian dan Fungsinya

Adapun detail dan fungsi komponen sistem pengapian ialah sebagai berikut:

Baterai

Baterai merupakan komponen penyedia sumber arus listrik serta tempat menyimpan arus listrik. Di mana dalam sistem pengapian baterai berfungsi untuk menyediakan arus listrik dengan voltase rendah yakni 12 Volt.

Tidak hanya berperan dalam sistem pengapian, tetapi baterai juga berfungsi dalam segi kelistrikan dan lainnya.

Ignition Coil

Semua jenis sistem pengapian miliki komponen yang bernama Ignition Coil atau kumparan pengapian. Untuk menciptakan percikan api dalam sistem pengapian dibutuhkan tegangan listrik yang tinggi.

Di mana Ignition Coil dapat meningkatkan daya baterai menjadi lebih tinggi, semisalnya menaikkan daya baterai yang 12 Volt menjadi 10 KV bahkan lebih.

Ignition Coil memiliki dua jenis kumparan yang dililitkan pada inti besi yakni kumparan primer dan kumparan sekunder.

Distributor

Komponen distributor terdiri dari banyak komponen yang berfungsi untuk mendistribusikan tegangan listrik yang sudah dibangkitkan oleh Ignition Coil ke setiap silinder mesin.

Adapun macam-macam distributor ini antaranya:

Nah itulah sejumlah komponen sistem pengapian pada mobil yang perlu Anda ketahui dan pelajari.

Exit mobile version