Site icon Otomotips.com

Kenali 4 Penyebab Kelistrikan Motor Mati

Kenali 4 Penyebab Kelistrikan Motor Mati

Source : Otosia.com

Otomotips.com – Seperti yang kita ketahui, agar dapat mengendarai motor dengan aman dan nyaman, sistem kelistrikan motor sangat penting untuk diperhatikan. Karena bagaimana pun juga, terdapat beberapa komponen motor yang membutuhkan aliran listrik. Maka dari itu, agar terus merasa nyaman saat berkendara teruslah hindari 4 penyebab kelistrikan motor mati.

Karena seperti yang kita ketahui, beberapa bagian seperti lampu utama, lampu sein dan stop lamp membutuhkan aliran listrik agar dapat menyala saat dibutuhkan. Selain itu klakson pun membutuhkan listrik agar dapat menyala. Jadi, penting untuk mengetahui penyebab kelistrikan motor tidak menyala untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

4 Penyebab Kelistrikan Motor Mati

Cek Kondisi Aki

Seperti yang sudah kita ketahui, aki merupakan salah satu komponen kelistrikan pada kendaraan sehingga perlu dijaga peformanya. Namun, jika aki ini rusak atau soak maka tidak dapat membuat kelistrikan motor menyala dengan baik.

Salah satu alasan aki mengalami kerusakan adalah sel elektrolitnya yang sudah kering, bocor atau berubah kandungan kimiannya. Hal ini juga membuat peformanya menurun dan aki tidak bisa mengisi lagi.

Maka dari itu, satu-satunya cara yang bisa Anda lakukan adalah mengganti aki baru. Namun, tetap saja tidak semua aki cocok untuk digunakan. Sebisanya, gunakan aki yang baru dan sesuai dengan standar pabrikan.

Karena jika tidak, maka aki yang Anda gunakan tidak awet. Malah dapat merusak komponen kelistrikan motor lannya karena aliran listrik yang tidak stabil. Beberapa ciri utama yang menunjukan kondisi aki sudah soak adalah motor hanya bisa dinyalakan dengan kick starter saja. Selain itu, klakson yang mati padahal motor dapat dihidupkan juga menjadi salah satu tandanya.

Sekring Putus

Sekring berguna untuk mengamankan arus listrik. Jika terdapat aliran listrik yang terlalu besar, maka sekring akan memutuskannya. Namun, jika sekring tidak dapat menahan gejolak aliran listrik tersebut, maka ia akan putus.

Nah, putusnya sekring tersebut dapat mematikan aliran listrik. Beruntungnya, dalam sebuah komponen kelistrikan, terdapat berbagai macam sekring. Sehingga jika salah satunya putus, maka kemungkinan tidak memengaruhi kelistrikan lainnya.

Salah satu tanda putusnya sekring adalah motor yang tidak bisa dinyalakan dengan electric starter dan kick starter. Solusi yang bisa Anda lakukan jika terjadi putusnya sekring adalah dengan menggantinya dengan yang baru.

Kiprok atau Penyearah Regulator Rusak

Komponen kiprok atau penyearah regulator biasanya ada pada motor modern. Nah, penyearah regulator ini termasuk ke dalam bagian standar sirkuit pengisian listrik untuk baterai. Fungsi kiprok adalah untuk memperbaiki dan mengatur tegangan AC menjadi DC. Tegangan ini adalah hasil dari kumparan stator alternator.

Seperti yang kita ketahui, terdapat dua jenis aliran listrik yaitu AC dan DC. Aliran listrik AC adalah aliran listrik bolak balik sedangkan DC adalah aliran listrik searah. Nah, seperti yang sudah disinggung sebelumnya, kiprok berfungsi untuk mengubah aliran AC menjadi DC.

Selain itu, penyearah regulator juga memastikan bahwa daya tidak melebihi 14.5 volt dan kemudian menyalurkannya ke baterai. Nah, dengan rusaknya penyearah regulator ini, maka sistem kelistrikan motor akan terganggu.

Terdapat beberapa penyebab kerusakan kiprok, salah satunya adalah suhu panas yang berlebih. Ya, beberapa motor memiliki komponen kelistrikan yang terletak di dekat sumber panas atau aliran udara yang terbatas.

Spul atau Stator yang Rusak

Kerusakan pada spul biasanya disebabkan oleh degradasi atau penuaan isolasi. Kondisi ini menjadi salah satu penyebab kelistrikan motor mati. Selain itu, kondisi panas yang menumpuk atau berlebih pada gulungan kawat juga menjadi alasan mengapa stator mengalami kerusakan.

Mesin yang mengalami overheating juga menjadi penyebab kegagalan dalam membuka dan menutup kumparan stator. Panas yang menumpuk atau overheat juga bisa disebabkan oleh kiprok atau penyearah regulator yang mengalami kerusakan sehingga terdapat penumpukan panas yang tinggi pada lilitan kawat.

Berbagai penyebab kerusakan stator tersebut sangat berpengaruh pada kegagalan sistem kelistrikan pada motor.

Jadi, itulah 4 penyebab kelistrikan motor mati yang bisa kami sampaikan. Teruslah nantikan artikel seputar otomotif lainnya hanya ada di Otomotips.com!

Exit mobile version