Site icon Otomotips.com

Ketahui 12 Penyebab Speedometer Mati dan Cara Memperbaikinya

Penyebab speedometer mati

Source : GardaOto.com

Otomotips.com – Penyebab Speedometer mati sangatlah bervariasi dan biasanya akan susah untuk ditebak jika Anda bukan orang yang ahli mesin. Speedometer yang mati tidak bisa diremehkan begitu saja, apalagi dengan adanya speedometer Anda bisa mengetahui sejauh mana Anda berkendara dan melihat apakah bensin dari kendaraan Anda masih ada.

Ada beberapa penyebab umum mengapa speedometer dapat mati atau tidak berfungsi. Untuk melihat apa saja penyebab utamanya. Simak pembahasan lengkapnya di bawah ini!

12 Penyebab Speedometer Mati

Kerusakan pada sensor kecepatan: Sensor kecepatan merupakan komponen penting pada sistem speedometer, yang memiliki kegunaan untuk mengukur kecepatan kendaraan dan mengirimkan informasi ke panel instrumen. Jika sensor kecepatan ini mengalami kerusakan, maka speedometer akan mati.

Kabel putus atau kabel longgar

Kabel yang menghubungkan sensor kecepatan dengan speedometer bisa saja putus atau kabel menjadi longgar. Hal ini akan mengakibatkan speedometer tidak dapat menerima informasi dari sensor kecepatan.

Kerusakan pada motor stepper

Motor stepper adalah bagian dari speedometer yang digunakan untuk menunjukkan kecepatan kendaraan pada panel instrumen. Jika motor stepper mengalami kerusakan atau rusak, maka speedometer tidak akan berfungsi dengan benar.

Fuse atau sekring putus

Fuse atau sekring pada sistem speedometer dapat putus akibat korsleting atau beban listrik yang berlebih. Hal ini akan mengakibatkan speedometer mati.

Kerusakan pada panel instrumen atau cluster

Jika ada kerusakan pada panel instrumen atau cluster, maka speedometer tidak akan berfungsi dengan baik.

Kerusakan pada komputer kendaraan

Komputer kendaraan mengontrol sistem speedometer pada beberapa kendaraan. Jika komputer kendaraan mengalami kerusakan atau rusak, maka speedometer dapat mati.

Gangguan kelistrikan pada kendaraan

Gangguan pada kelistrikan kendaraan seperti kabel yang terputus atau aki yang lemah dapat mengakibatkan speedometer mati.

Selain penyebab yang telah disebutkan sebelumnya, ada beberapa penyebab lain yang dapat menyebabkan speedometer mati atau tidak berfungsi, di antaranya:

Masalah pada gigi penggerak roda

Gigi penggerak roda adalah bagian yang digunakan untuk menggerakkan sensor kecepatan. Jika gigi penggerak roda aus atau rusak, maka sensor kecepatan tidak akan berfungsi dengan baik dan speedometer akan mati.

Masalah pada komponen transmisi

Beberapa kendaraan memiliki sensor kecepatan yang terhubung langsung dengan komponen transmisi seperti speed sensor pada automatic transmission atau speedometer gear pada manual transmission. Jika terdapat kerusakan pada komponen transmisi ini, maka speedometer tidak akan berfungsi dengan baik.

Kerusakan pada kabel ground

Kabel ground yang tidak terhubung dengan baik atau kotor dapat menyebabkan gangguan pada sistem kelistrikan kendaraan, termasuk pada sistem speedometer.

Masalah pada ECU

ECU (Engine Control Unit) atau unit kontrol mesin dapat mempengaruhi sistem speedometer pada beberapa kendaraan. Jika terdapat kerusakan pada ECU, maka speedometer dapat mati.

Masalah pada kecepatan roda

Speedometer dapat mati jika terdapat masalah pada kecepatan roda, seperti roda yang tidak seimbang atau ban yang aus.

Penting untuk mencari penyebab yang tepat ketika speedometer mati atau tidak berfungsi, dan melakukan perbaikan yang diperlukan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan berkendara. Jika tidak dapat menemukan penyebabnya, Anda disarankan untuk membawa kendaraan ke bengkel atau mekanik yang berpengalaman untuk diperiksa dan diperbaiki.

Cara Mengatasi Penyebab Speedometer Mati

Speedometer yang mati bisa disebabkan oleh beberapa hal, seperti kerusakan pada kabel, sensor, atau bagian-bagian lainnya yang terkait dengan sistem pengukuran kecepatan. Berikut adalah beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi spidometer yang mati:

Penyebab speedometer mati memang tidak bisa diperkirakan kapan dan dimana terjadinya. Untuk berjaga-jaga dengan hal tersebut, Anda bisa melakukan pengecekan berkala di bengkel berpengalaman.

Exit mobile version