Site icon Otomotips.com

Control Surface Pada Pesawat Terbang, Cek Pengertiannya!

Tahukah Anda Apa Itu Control Surface Pada Pesawat Terbang?

Source : Gatra.com

Otomotips.com – Tak ada salahnya untuk mengetahui tentang control surface pada pesawat terbang. Meski belum tentu Anda praktekkan, setidaknya menjadi pengetahuan yang sangat berarti.

Sistem kendali pada pesawat terbang sangat jauh berbeda dengan kendaraan lainnya. Seorang Pilot pun harus memenuhi kriteria dalam hal kemampuannya dan kesiapan menerbangkan pesawat.

Apa itu Control Surface Pada Pesawat Terbang?

Control surface pada pesawat terbang memiliki peran penting ketika moda transportasi yang satu ini  melaju di udara. Ini merupakan bagian dari pesawat yang berfungsi untuk mengontrol gerakan atau attitude pesawat terbang.

Prinsip kerja dari control surface yakni menghasilkan gaya aeroadinamis agar bisa melaju di udara. Control surface juga berkaitan dengan proses kestabilan pesawat ketika bermanuver di udara.

Oleh karenanya perlu diperhatikan keadaan dan fungsinya agar bekerja pada kondisi normal, bebas dari gangguan apapun.

Bagian-Bagian dari Primary Control Surface

Nah selanjutnya Anda akan mengetahui bagian-bagian control surface pada pesawat terbang di antaranya:

Aileron

Istilah ini berasal dari bahasa Prancis yang berarti sayap kecil atau sirip. Aileron merupakan permukaan kontrol penerbangan yang membentuk bagian dari trailing edge dari setiap pesawat.

Penggunaannya secara berpasangan untuk mengendalikan pesawat dalam gerakan rolling atau berputar pada sumbu longitudinal. Biasanya gerakan tersebut menghasilkan perubahan jalur penerbangan.

Untuk memahami sebuah Aileron, setidaknya ada beberapa karakteristik seperti berikut ini

Elevator

Yang kedua adalah Elevator, bagian dari horizontal stabilizer yang bisa bergerak. Letaknya pada bagian belakang horizontal tail (ekor melintang).

Ilustrasi Control surface pada pesawat terbang, Source : AeroEngineering.co.id

Arah gerakan elevator yakni ke atas dan bawah secara bersamaan, terutama ketika pilot menarik kontrol kemudi ke belakang itu berarti elevator akan naik. Begitu juga sebaliknya, ketika pilot mendorong kontrol kemudi maka elevator akan turun.

Selanjutnya, elevator yang terangkat ke atas akan menghasilkan gaya yang menekan bagian ekor (empennage) ke bawah sehingga nose (hidung pesawat) akan terangkat ke atas.

Karakteristik salah satu control surface ini di antaranya:

Sebagai informasi, pada pesawat dengan desain canard, posisi elevator berada di bagian foreplane (sayap depan) dan bergerak berlawanan dengan pesawat konvensional.

Rudder

Rudder juga merupakan bagian dari control surface pada pesawat terbang. Umumnya terpasang pada empennage atau tepatnya pada trailing edge dari vertical stabilizer.

Ketika pilot menginjak pedal kiri, rudder bergerak ke arah kiri. Begitupun ketika pedal kanan yang diinjak, rudder bergerak ke arah kanan.

Gaya yang dihasilkannya mendorong empennage ke kiri dan menyebabkan nose bergeser ke kanan yang mengakibatkan pesawat berbelok ke kanan.

Berikut ini karakteristiknya, yaitu:

Jika pesawat ingin berhenti belok kanan dan kiri, rudder dikembalikan ke posisi semula atau netral dengan mengembalikan pedal ke posisi center.

Itulah ulasan singkat mengenai control surface pada pesawat terbang. yang terdiri dari aileron, elevator dan rudder. Ini merupakan pengetahuan penting mengenai laju kendaraan di udara.

Exit mobile version