Site icon Otomotips.com

Beginilah Cara Agar Ban Motor Awet Tahan Lama

Beginilah Cara Agar Ban Motor Awet Tahan Lama

Source : Blibli.com

Otomotips.com – Menjaga beberapa komponen di motor memang sangat penting. Namun, Anda harus ingat bahwa menjaga ban motor juga tidak boleh dilupakan. Maka dari itu, Anda bisa melakukan perawatan ban tersebut dengan menggunakan cara agar ban motor awet yang ada di artikel ini.

Merawat ban motor terbilang penting karena mempunyai fungsi yang sangat penting. Tentunya tidak hanya menopang berat dari sepeda motor tersebut. Namun, juga bisa mendukung kestabilan pada saat berkendara ketika melewati berbagai medan. Membantu daya cengkeraman ke aspal pada saat mengerem juga merupakan salah satu fungsi ban motor.

Dengan mengingat bahwa ban motor mempunyai peran yang penting. Maka Anda bisa memperhatikan kemudian merawatnya sebelum digunakan. Hal ini bertujuan untuk bisa menghindari risiko yang bisa ditimbulkan karena kelalaian pada saat merawat ban.

Cara Agar Ban Motor Awet

Anda bisa melakukan beberapa cara merawat ban motor agar tetap awet, caranya antara lain:

Memeriksa Usia Ban Motor

Memang pada umumnya usia untuk ban motor bisa mencapai 5 tahun. Namun, Anda juga harus tetap memperhatikan kondisi yang ada pada ban. Terlebih lagi jika Anda merupakan pengendara aktif dan rutin menggunakan sepeda motor. Bahkan Anda juga sering menggunakannya untuk melewati jalan yang tidak rata.

Selain Anda bisa memastikan tampilan luarnya yang bebas dari adanya retakan. Anda juga bisa mengetahui umur ban motor tersebut. Untuk cara melihatnya yaitu di kode produksi yang ada pada bagian samping ban.

Kode ini terdiri dari 4 digit yang merupakan minggu dan tahun pembuatan ban tersebut. Misalnya saja pada ban Yamaha Gear tersebut terdapat kode 0422. Arti dari kode tersebut adalah ban dibuat pada minggu ke 4 atau pada bulan Januari, tahun 2022.

Memeriksa Tampilan Ban

Cara agar ban motor awet lainnya yang bisa Anda lakukan adalah memeriksa pada tampilan luar ban. Jika Anda menemukan ada beberapa retakan, sobek, kerusakan karena terkena benda asing atau bahkan bergelombang. Maka Anda bisa dengan segera melakukan pergantian ban ke bengkel terpercaya yang ada di dekat rumah Anda.

Jika Anda merupakan pemilik sepeda motor dengan tipe Yamaha. Maka bisa mengunjungi dealer resmi dari Yamaha yang terdekat. Bahkan juga bisa menghubungi fasilitas Yamaha yaitu SKY (Service Kunjung Yamaha).

Fasilitas ini bisa Anda akses dengan aplikasi My Yamaha App. Bengkel resmi dari Yamaha ini juga sudah menggunakan tire changer. Hal ini bertujuan agar bisa menjaga durabilitas ban. Tentunya juga untuk menjaga warna dan juga kondisi velg agar terlihat tetap mulus.

Memeriksa Ketebalan Dari Alur Ban

Mungkin ada beberapa yang belum mengetahui bahwa ban ternyata mempunyai indikator penting. Indikator ini bisa menunjukkan keausan alur ban yang biasanya disebut dengan TWI. Tread Wear Indicator (TWI) ini biasanya ada tandanya yaitu segitiga. Letak tanda tersebut biasanya ada di dinding samping ban.

Jika ternyata salah satu dari indikator keausan tersebut terlihat di permukaan. Maka bisa dipastikan bahwa alur bar tersebut sudah hampir tidak bisa berfungsi drainase pada saat cuaca hujan. Dengan begitu bisa dipastikan Anda harus melakukan penggantian ban.

Memastikan Tekanan Angin

Memastikan bahawa tekanan angin pada ban tersebut sesuai standar juga bisa Anda lakukan. Anda bisa melakukannya pada kondisi dingin dan menggunakan alat cek tekanan ban. Alat ini biasanya dinamakan dengan tire pressure gauge.

Pastikan bahwa tekanan angin tersebut sesuai dengan ukuran dan juga tipe sepeda motor. Beberapa informasi mengenai hal tersebut biasanya ada pada buku panduan pemilik. Misalnya saja pada sepeda motor stutik tipe Yamaha Gear 125.

Mempunyai ukuran standar ban depan yaitu 29 Psi dan bagian belakang yaitu 33 Psi. Jika tekanan udara ban ideal maka bisa menjaga kestabilan dan juga kenyamanan. Terlebih lagi jika Anda berkendara pada kecepatan tinggi dan juga belokan.

Menggunakan Ban Standar

Ketika Anda berkendara pastikan ban yang Anda gunakan pada sepeda motor tersebut adalah standar. Dengan kata lain juga ban yang merupakan rekomendasi pabrikan. Hal ini bertujuan untuk bisa menghindari adanya penurunan performa sepeda motor. Karena hal ini bisa menimbulkan resiko berkendara.

Pastikan Kapasitas Muatan

Cara agar ban motor awet selanjutnya adalah dengan memastikan bahwa sepeda motor membawa muatan yang sesuai dengan kapasitas ban. Tujuannya adalah mencegah muatan yang berlebih. Tentunya bisa menimbulkan beberapa risiko yang berbahaya saat berkendara.

Anda bisa melihat kapasitas muatan yang ada pada ban tersebut melalui 3 digit angka. Tepatnya setelah data ukuran ban tersebut. Misalnya saja pada sepeda motor Yamaha Gear. Tertulis 80/80-14M/C 43P. Pada 3 digit terakhir 43P, hal ini berarti bahawa:

43= beban maksimumnya 155 kg

P= batas kecepatan maksimumnya 150 km/jam

Hindari Menggunakan Ban Sering Ditambal

Memang terkadang jika ban robek karena terkena benda tajam. Anda bisa melakukan penambalan ban motor. Namun, ban motor sebaiknya melakukan penambalan sebanyak 2 kali saja. Hal ini bertujuan agar usia ban menjadi panjang dan nyaman ketika melakukan perjalanan.

Maka dari itu, sebaiknya Anda menghindari menggunakan ban yang sudah berkali-kali ditambal karena ban tersebut pernah bocor. Selain membuat ban mudah rusak, Anda juga tidak akan nyaman pada saat berkendara.

Menggunakan Nitrogen

Memang pengisian angin menggunakan Nitrogen (N2) ini terbilang lebih mahal. Namun, tentunya bisa menjaga daya tahan ban motor agar bisa berumur lebih panjang. Hal ini dikarenakan nitrogen bisa meredam panas. Sehingga tekanan angin yang ada ban bisa tetap prima.

Selain itu, Nitrogen juga mempunyai partikel gas lebih besar dibandingkan dengan partikel gas di oksigen. Maka dari itu, Nitrogen bisa mencegah terjadinya kebocoran atau rembesan angin pada ban motor Anda.

Menghindari Parkir di Area Terbuka

Cara selanjutnya yaitu Anda sebisa mungkin harus menghindari parkir yang ada di area terbuka. Hal ini dikarenakan pancaran sinar matahari yang secara langsung dan juga terus menerus. Bisa mengakibatkan ban motor Anda menjadi lebih keras.

Kemudian material yang ada pada ban berubah. Apabila ban yang Anda gunakan mengeras, maka bisa lebih mudah untuk rusak. Bahkan juga retak atau robek. Maka dari itu, Anda bisa parkir di area yang tidak terkena pancaran matahari langsung.

Hindari Jalan Berlubang dan Mengerem Mendadak

Cara Agar Ban Motor Awet juga bisa dilakukan dengan menghindari jalan yang berlubang. Selain itu, melakukan pengereman yang mendadak juga bisa menjadi faktor ban tidak mempunyai umur yang panjang. Hal ini dikarenakan ban Anda akan lebih cepat tipis. Kemudian juga berubah bentuk, bahkan bisa retak.

Itulah beberapa cara agar ban motor awet yang bisa Anda lakukan. Selain Anda bisa berkendara dengan nyaman. Ban motor yang awet akan membuat Anda menghemat pengeluaran untuk membeli ban yang baru.

Exit mobile version